Kunjungan kali ini merupakan kunjungan pertama setelah menjadi salah satu sekolah penggerak. Drs. Moh. Zahri dalam kunjungannya menyampaikan bahwa program kurikulum merdeka yang sedang digagas oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim, merupakan kurikulum yang lebih singkat, sederhana dan lebih fleksibel untuk bisa mendukung learning loss recovery akibat pandemi covid-19. Selain itu melalui kurikulum merdeka juga mengejar ketertinggalan Pendidikan Indonesia dari negara-negara lain. Beliau juga menambahkan, dengan adanya sekolah penggerak bisa menjadi pelopor implementasi kurikulum merdeka ke sekolah lainnya.