Socah, 27 Juli 2024 – UPTD SDN Pataonan 1 menggelar acara deklarasi anti-perundungan dan penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan penuh semangat dan komitmen. Acara yang berlangsung di halaman sekolah ini dihadiri oleh seluruh siswa, guru, serta wali murid.
Dalam sambutannya, Kepala UPTD SDN Pataonan 1, Abdul Rozaq S.Pd, M.Pd, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua siswa. “Perundungan adalah tindakan yang tidak bisa di toleransi. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap siswa merasa aman dan dihargai,” ujar Pak Rozaq.
Acara ini juga diisi dengan senam bersama yang dilakukan oleh siswa, guru, dan wali murid. Deklarasi tersebut berisi komitmen bersama untuk menolak segala bentuk perundungan dan mendukung terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan positif.
Selain itu, rangkaian kegiatan MPLS yang telah berlangsung selama 12 hari juga resmi ditutup dalam acara ini yang ditandai dengan pelepasan balon. MPLS yang bertujuan untuk mengenalkan siswa baru pada lingkungan sekolah, tata tertib, serta nilai-nilai yang dianut oleh sekolah, berjalan dengan sukses dan lancar.
Dengan deklarasi ini, UPTD SDN Pataonan 1 berharap dapat menjadi teladan dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari perundungan dan mendukung pengembangan karakter siswa secara positif. Semua pihak diharapkan dapat bekerja sama untuk mewujudkan visi ini.



Mari komitmen bersama ciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi semua warga sekolah. Guru memfasilitasi kegiatan yang menciptakan kondisi inklusif sehingga semua anak apapun latar belakangnya dapat diterima menjadi bagian keluarga besar UPTD SDN Pataonan 1. Mohon dukungan kepada semua wali murid, komite sekolah, tokoh masyarakat, dan alumni untuk terus berpartisipasi aktif memberikan pemahaman sekaligus menjadi pioneer project dalam memahami perbedaan sehingga keberagaman yang ada menjadi suatu kekuatan dalam lingkungan sekolah.